ABSTRAK Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam praktik transaksi pelaku usaha mikro di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem pembayaran digital terhadap efisiensi transaksi pedagang mikro di Kota Bogor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh pedagang mikro dari berbagai bidang usaha, termasuk UMKM, warung sembako, dan usaha rumahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem pembayaran digital, seperti QRIS dan e-wallet, meningkatkan efisiensi waktu transaksi, memperkuat keamanan finansial, serta memudahkan pencatatan keuangan harian. Meskipun demikian, hambatan masih dijumpai terutama dalam hal literasi digital dan adaptasi teknologi, khususnya pada pedagang berusia lanjut. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya edukasi, pelatihan, dan dukungan infrastruktur agar pemanfaatan pembayaran digital dapat lebih merata dan optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pembayaran digital memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan dan daya saing sektor usaha mikro di era ekonomi digital.
Copyrights © 2025