Bahasa gaul merupakan bentuk komunikasi yang berkembang pesat di kalangan generasi Z, khususnya di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan bahasa gaul terhadap keterampilan berbahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah dan struktur baku. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dan wawancara semi-struktur terhadap mahasiswa berusia 18–27 tahun, diperoleh data mengenai frekuensi penggunaan, konteks, serta pengaruh bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa formal. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden aktif menggunakan bahasa gaul dalam percakapan informal namun menyadari pentingnya menjaga penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam konteks akademik dan profesional. Ditemukan pula bahwa keseimbangan antara bahasa gaul dan bahasa baku dapat dijaga melalui edukasi yang menarik dan penggunaan bahasa sesuai konteks. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan edukatif yang relevan dan kontekstual agar generasi muda tetap menghargai dan melestarikan bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025