Pendidikan Islam di Aceh, khususnya melalui lembaga dayah, memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran keagamaan generasi muda. Namun, dalam perkembangan zaman yang semakin pesat, tantangan baru muncul berupa penyebaran aliran sesat yang mengancam pemahaman agama yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dayah dalam membentengi generasi muda Aceh dari pengaruh aliran sesat serta meningkatkan kesadaran keagamaan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di beberapa dayah di Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dayah telah berperan penting dalam pendidikan agama, mereka menghadapi tantangan dalam mengadaptasi metode pengajaran terhadap perkembangan zaman dan media digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dalam sistem pengajaran dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dayah dalam menghadapi aliran sesat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan agama di dayah dengan memperkenalkan pendekatan yang lebih relevan terhadap kebutuhan generasi muda Aceh.
Copyrights © 2025