Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, dampak, dan strategi penanganan stres kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kantor Wali Kota Depok. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari enam informan dan satu key informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja pegawai dipicu oleh beban kerja menumpuk menjelang tenggat waktu, pekerjaan mendadak di luar tugas pokok, penggunaan aplikasi dan sistem digital yang belum sepenuhnya dikuasai, ketidakjelasan pembagian tugas, serta dinamika koordinasi antarbagian. Tekanan kerja yang tinggi berdampak pada munculnya rasa tertekan, penurunan konsentrasi, motivasi, dan kualitas hasil kerja terutama pada periode padat pekerjaan. Meski demikian, sebagian besar pegawai mampu menghadapi stres dengan strategi positif, seperti menyusun prioritas pekerjaan, mengatur waktu, berdiskusi dengan atasan dan tim, meminta bantuan rekan kerja, serta meningkatkan kompetensi melalui pelatihan. Dukungan pimpinan dan suasana kerja yang cukup positif membantu pegawai menjaga kinerja mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi beban kerja secara berkala, peningkatan pelatihan, dan komunikasi terbuka untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat sehingga kinerja pegawai tetap optimal
Copyrights © 2025