Sebagai negara maritim yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Hindia, Indonesia memegang peranan penting dalam interaksi laut-atmosfer global dan variasi iklim dunia, terutama dengan adanya dinamika dan variasi suhu permukaan laut atau sea surface temperature (SST) dalam kondisi pemanasan global. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tren rata-rata tahunan dan bulanan dari SST lokal dan kaitannya dengan kenaikan SST global di lautan Indonesia dalam kurun waktu 1982-2024. Data yang digunakan adalah dataset reanalisis dari Optimum Interpolation SST (OISST) harian yang dirata-ratakan menjadi bulanan dan nilai tren didapatkan dari metode Sen’s slope estimator. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata SST tahunan berkisar antara 27,5°C sampai 29,5°C dengan standar deviasi berkisar antara 0,5°C sampai 1,2°C. Tren signifikan dari kenaikan SST jangka panjang maksimum didapatkan berada di daerah utara Pulau Papua yang mencapai nilai 0,03°C/tahun. Tren yang tidak signifikan juga ditemukan di pantai selatan (barat) Pulau Jawa (Sumatra). Perbandingan antara time series SST lokal dan global menunjukkan bahwa tren SST di wilayah Indonesia memiliki amplitudo yang lebih tinggi (0,020°C/tahun) dibandingkan dengan tren global (0,018°C/tahun). Terdapat korelasi signifikan (r = 0,59; p.val < 0,001) antara tren SST Indonesia dan global, dengan korelasi tertinggi ditemukan di wilayah utara Pulau Papua dan utara Pulau Sumatra. Variabilitas SST antar-tahunan di Indonesia juga lebih tinggi dibandingkan dengan lautan global, yang menunjukkan respons regional yang lebih dinamis. Analisis tren bulanan menunjukkan peningkatan pada bulan Desember, khususnya di wilayah utara Pulau Papua dan Maluku. Studi ini menjelaskan pentingnya dinamika SST regional dan keterkaitannya dengan iklim global yang lebih luas.
Copyrights © 2025