Upaya eliminasi penularan HIV dari ibu ke anak (PMTCT) menghadapi hambatan signifikan di Indonesia, termasuk di Kota Palopo, meskipun Pemerintah telah mengadopsi Program Triple Eliminasi nasional. Efektivitas implementasi program ini di tingkat lokal masih kurang teruji dengan pendekatan sistematis dan rasional. Penelitian ini mengaplikasikan kerangka epistemologi deduktif Kartesian untuk menganalisis efektivitas Program Triple Eliminasi, dengan fokus pada apakah capaian lapangan konsisten dengan prinsip-prinsip rasional kebijakan. Berdasarkan analisis data sekunder program dari 2020 hingga 2024, teridentifikasi bahwa cakupan pemeriksaan HIV pada ibu hamil di Kota Palopo belum memenuhi target nasional 95%. Temuan ini menunjukkan adanya diskrepansi substansial antara ekspektasi kebijakan dan kinerja program, yang memerlukan evaluasi lebih lanjut melalui penalaran deduktif dan verifikasi empiris. Artikel ini menekankan urgensi penggabungan rasionalitas filosofis dengan bukti empiris untuk formulasi dan penguatan kebijakan kesehatan publik yang lebih optimal.
Copyrights © 2025