Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi di Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, dengan fokus pada aspek sosial, ekonomi, dan distribusi kerusakan lahan. Secara sosial, bencana menyebabkan perubahan kepadatan penduduk, dengan banyak warga pindah ke tempat aman dan sebagian mengungsi. Solidaritas antarwarga meningkat, namun konflik muncul akibat keterbatasan bantuan.Dalam aspek ekonomi, pendapatan masyarakat menurun drastis akibat rusaknya lahan pertanian dan terganggunya usaha lokal. Petani mengalami kerugian besar akibat gagal panen, sementara pedagang dan pekerja informal kehilangan mata pencaharian. Kerusakan pada infrastruktur dan aset penting juga memerlukan biaya besar untuk pemulihan.Distribusi kerusakan lahan dipengaruhi topografi, dengan wilayah di jalur sungai dan dataran rendah mengalami kerusakan lebih parah dibandingkan daerah lebih tinggi. Beberapa kawasan mengalami kerusakan total pada lahan pertanian, rumah, dan infrastruktur, sementara daerah lebih tinggi hanya terdampak ringan atau sedang. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan terbesar terjadi di wilayah rendah dan dekat aliran lahar.
Copyrights © 2025