Metodologi penafsiran Asghar Ali Engineer menggunakan pendekatan hermeneutik yang dikembangkan dengan cara membangun apa yang disebut oleh Ismail Raji al-Faruqi dengan "hirarkisasi" atas ayat-ayat al-Quran. Hirarkisasi ini merupakan cara untuk menghindarkan dari kesan pertentangan antara satu ayat dengan ayat yang lain. Dalam perkembangan pemahaman atas al-Quran sendiri, model hirarkisasi ini sudah mulai dikembangkan oleh para mufassir klasik dengan adanya pembagian ayat-ayat al Quran menjadi 'Am-Khashsh, Muthlaq-Muqayyad, Nasikh-Mansukh dan sebagainya. Persoalannya kemudian, metodologi seperti itu, sebagai bagian dari upaya untuk memahami ayat-ayat al-Quran, akan selalu diperdebatkan.
Copyrights © 2010