Gunung Djati Conference Series
Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam

STRATEGI MANAJEMEN KRISIS KOMUNIKASI PADA UMKM SYARIAH DI INDONESIA: ANTARA NILAI ISLAMI DAN TANTANGAN DIGITAL (STUDI KASUS AYAM GEPREK CIMET)

Cahyaning Dwi Saputri (Unknown)
Muhammad Irhan Iskandar Lubis (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2025

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Syariah berperan signifikan dalam mempertahankan kesehatan perekonomian Indonesia sekaligus mengembangkan ekosistem ekonomi berbasis syariah. Setiap UMKM Syariah memiliki tantangannya sendiri seiring dengan perkembangan digital dan arus informasi yang cepat, salah satunya adalah pengelolaan operasional dan krisis reputasi yang sangat berisiko terkena dampak media sosial. Penelitian ini menganalisis Ayam Geprek Cimet di Bandung untuk mengeksplorasi strategi manajemen krisis komunikasi pada UMKM Syariah. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode studi kasus kualitatif setelah melakukan wawancara dengan pemilik usaha mengenai cara-cara mereka berkomunikasi dan menghadapi krisis. Data dianalisis menggunakan analisis tematik setelah melakukan wawancara semi-terstruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan selama krisis sifatnya informal dan berbasis nilai Islami seperti kejujuran, amanah, tawakkal, dan ikhlas. Biasanya, strategi ini sangat mengandalkan internal introspeksi dan perbaikan tanpa banyak keterlibatan di lingkungan digital publik. Metode ini dapat dipakai untuk mempertahankan kontrol personal dengan relasi dan pelanggan, namun terdapat keterbatasan literasi digital, serta ketidaksiapan untuk tanggap menghadapi krisis secara strategis. Sehingga penelitian ini menekankan perlunya secara langsung untuk bertindak dalam memperbaiki sistem manajemen dengan mengintegrasikannya pada nilai-nilai Islam dan komunikasi di dalam sistem manajemen krisis yang lebih terencana.

Copyrights © 2025