Kelapa sawit merupakan komoditas unggulan di Indonesia yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Namun, efisiensi pengangkutan Tandan Buah Segar (TBS) dari lahan ke titik kumpul masih menjadi tantangan, khususnya bagi petani skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji kinerja prototipe alat angkut TBS yang mampu meningkatkan efisiensi kerja petani. Metode yang digunakan adalah rancang bangun eksperimental, yang meliputi perancangan berbasis perangkat lunak Fusion 360, pembuatan unit prototipe menggunakan bahan besi hollow, dan pengujian lapangan berdasarkan kapasitas angkut serta stabilitas operasional. Alat yang dirancang memiliki kapasitas angkut hingga 200 kg atau sekitar 10 TBS per siklus. Pengujian dilakukan dalam tiga skenario: tanpa beban, beban menengah (5 TBS) dan beban maksimum (10 TBS). Hasil uji menunjukkan bahwa alat mampu beroperasi stabil dan efisien pada beban menengah, namun mengalami keterbatasan pada beban maksimum akibat distribusi berat yang tidak seimbang dan spesifikasi motor penggerak yang belum memadai. Meskipun demikian, struktur alat tetap menunjukkan ketahanan mekanis yang baik tanpa mengalami deformasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan alat angkut TBS berbasis sistem mekanik sederhana berpotensi meningkatkan produktivitas petani sawit, dengan catatan perlunya peningkatan pada sistem penggerak dan distribusi berat. Hasil ini dapat menjadi solusi teknologi tepat guna dalam mendukung sistem logistik pertanian rakyat yang lebih efisien dan ergonomis.
Copyrights © 2025