Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi pemasaran Mie Djoetek guna meningkatkan daya saing, dengan fokus pada peran media sosial. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menganalisis data internal dan eksternal melalui kerangka SWOT. Hasil analisis Matriks Internal-Eksternal (IE) menempatkan Mie Djoetek pada Kuadran V (Tahan dan Pelihara), dengan skor IFE 2.05 dan EFE 2.00, menunjukkan posisi internal dan eksternal yang moderat. Identifikasi kelemahan signifikan seperti engagement media sosial yang rendah (2.1%) dan tingkat konversi penjualan online yang minim (0.7%) menjadi fokus utama. Melalui analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), strategi "Meningkatkan engagement media sosial melalui konten interaktif dan giveaway" diidentifikasi sebagai prioritas utama (TAS 3.65). Penelitian ini merekomendasikan Mie Djoetek untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai kunci untuk mengatasi kelemahan, memanfaatkan peluang, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing di pasar kuliner yang kompetitif.
Copyrights © 2025