Sistem irigasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) telah dirancang dan diimplementasikan untuk mengoptimalkan budidaya Solanum lycopersicum (tomat) dalam pot. Permasalahan utama budidaya manual adalah sulitnya menjaga kelembapan tanah optimal, yang sering menyebabkan pemborosan air atau stres pada tanaman. Dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembapan tanah kapasitif, suhu udara DHT11, dan suhu tanah DS18B20, sistem ini secara otomatis mengaktifkan pompa air ketika kelembapan tanah turun di bawah 60% dan menghentikannya saat nilai target tercapai. Hasil pengujian selama dua minggu menunjukkan sistem berhasil menjaga kelembapan tanah secara konsisten dan meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30% dibandingkan metode manual. Data suhu udara (28°C–33°C), kelembapan udara (50%–65%), dan suhu tanah (26°C–29°C) ditampilkan secara real-time melalui aplikasi Blynk dan layar LCD I2C, memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh yang responsif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem irigasi otomatis berbasis IoT menawarkan solusi efektif dan efisien untuk budidaya tomat, mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, dan mengurangi konsumsi air.
Copyrights © 2025