Industri Kecil Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam sektor kerajinan batik. IKM Batik Kencana Unggul, Purbayan Baki Sukoharjo merupakan salah satu IKM yang bergerak di bidang produksi daster. Selama ini IKM tersebut masih melakukan kegiatan produksi dan operasionalnya dalam bentuk usaha rumahan dimana IKM tersebut masih melakukan pengelolaan keuangannya dengan metode manual. Hal ini ternyata masih menimbulkan beragam masalah seperti sering terjadinya ketidak cocokan pencatatan kegiatan produksi dan operasionalnya sehingga apa yang ditargetkan tidak tercapai, contohnya seperti perusahaan tersebut sering tidak mengetahui pasokan hasil produksinya di toko-toko tempat didistribusikanya produk tersebut. Lalu untuk pengelolaan pencatatan pembukuanya masih sering tidak cocok karena setiap pembukuan penjualan dan produksinya tidak cocok dengan target yang dihasilkan dimana informasi yang dibtuhkan sering tidak lengkap dalam pembukuan tersebut. Dari masalah tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi yang dapat mengelola kegiatan produksi, operasional, dan pemasaran UMKM tersebut sehingga masalah ketidakcocokan data dalam proses bisnis UMKM tersebut dapat diminimalisir serta dapat memudahkan perusahaan tersebut untuk mengelola kegiatan produksi maupun distribusinya. Pengerjaan sistem infromasi yang dikembangkan menggunakan metode waterfall. Pengujian didalam penelitian ini menggunakan jenis pengujian validation testing dan user acceptance testing. Dari hasil pengujian UAT didapatkan nilai penerimaan sistem sebesar 87.63% yang berarti sangat setuju atau bisa dikatakan sistem diterima dengan baik oleh pengguna.
Copyrights © 2025