FENOMENA: Journal of Social Science
Vol 5 No 1 (2006): FENOMENA: Journal Penelitian STAIN Jember

Pendidikan Seks di Pondok Pesantren: Studi Kasus di Yayasan Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Curahkalong, Bangsalsari, Jember: Sex Education in Islamic Boarding Schools: A Case Study at the Bustanul Ulum Islamic Boarding School Educational Foundation, Curahkalong, Bangsalsari, Jember

Dyah Nawangsari (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember)



Article Info

Publish Date
11 Mar 2006

Abstract

Sex education in Islamic boarding schools is often perceived as rigid and doctrinal, despite the urgent need for religiously appropriate guidance on sexual drives amid global information flows. This study aims to describe the materials, strategies, and outcomes of sex education at Bustanul Ulum Islamic Boarding School in Jember. A qualitative case study approach was employed, using in-depth interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that sex education materials are drawn from classical texts such as Syarh ‘Uqud al-Lujain and Qurrat al ‘Uyun, and are integrated into fiqh, tafsir, hadith, and tasawuf. Teaching strategies include the bandongan and bahts al-masail methods, although the integration of modern health perspectives remains limited. The success of sex education is evidenced by students’ awareness of reproductive hygiene through thaharah, their ability to maintain appropriate cross-gender relationships, and the low incidence of sexual deviance. This study recommends strengthening the integration of classical texts and modern medical knowledge in the pesantren curriculum. Pendidikan seks di lingkungan pondok pesantren sering kali dipandang kaku dan doktrinal, padahal kebutuhan akan pengaturan pemenuhan naluri seksual yang sesuai syariat sangat mendesak di tengah arus informasi global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan materi, strategi, dan keberhasilan pendidikan seks di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Jember. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pendidikan seks bersumber dari kitab-kitab klasik seperti Syarh ‘Uqud al-Lujain dan Qurrat al ‘Uyun, serta terintegrasi dalam fiqh, tafsir, hadits, dan tasawuf. Strategi penyampaian menggunakan metode bandongan dan bahts al-masail, meskipun belum memadukan perspektif ilmu kesehatan modern secara optimal. Keberhasilan pendidikan seks tercermin dari kesadaran santri menjaga kebersihan reproduksi melalui thaharah, kemampuan menjaga pergaulan dengan lawan jenis, dan minimnya penyimpangan seksual. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kolaborasi antara kitab klasik dan pengetahuan medis modern dalam kurikulum pesantren.

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

fenomena

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Aims, Focus And Scope A. Aims: FENOMENA is a leading peer-reviewed and open-access journal, which publishes scholarly works of researchers and scholars from around the world and specializes in the Social Sciences. The journal also has a strong interest in the scientific development of theory that is ...