Financial institutions are essentially intermediary institutions, positioned centrally between fund owners, depositors and borrowers, buyers and sellers. The banking sector, in particular, is not a factory or producer that generates money itself and then distributes or lends it to those in need. Thus, the primary function of the banking sector in macroeconomic policy infrastructure is directed toward how to make money effective in increasing economic value-added. As intermediaries, the first key capital of a financial institution is trust, the confidence of the parties it connects. In other words, the primary capital of a financial institution is professionalism, the ability to manage money or entrusted funds professionally. In short, these two key capitals—credibility and professionalism—are what every financial institution offers and sells. Lembaga keuangan pada dasarnya adalah sebuah lembaga perantara, berposisi sentral di antara pemilik dana, antara penyimpan dan peminjam, antara pembeli dan penjual. Lembaga keuangan khususnya sektor perbankan bukanlah sebuah pabrik atau produsen yang menghasilkan sendiri uang dan kemudian membagikan atau meminjamkannya kepada pihak-pihak yang membutuhkannya. Dengan demikian, fungsi utama sektor perbankan dalam infrastruktur kebijakan makro ekonomi memang diarahkan dalam konteks bagaimana menjadikan uang efektif untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Sebagai lembaga perantara, modal utama pertama sebuah lembaga keuangan adalah kepercayaan, trust, yakni kepercayaan pihak-pihak yang dihubungkannya, dengan kata lain, modal pertama lembaga keuangan adalah profesionalisme, yakni profesionalitas dalam mengelola uang atau dana titipan yang diamanahkan kepadanya. Ringkas kata, kedua modal utama ini, yakni kredibilitas dan profesionalitas yang ditawarkan dan dijual oleh setiap lembaga keuangan.
Copyrights © 2015