Psikologi Pendidikan Islam berakar pada nilai-nilai spiritual, moral, dan transendental yang bersumber dari ajaran Islam, sementara psikologi modern mengandalkan pendekatan empiris dan rasional dalam memahami perilaku dan perkembangan manusia. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji secara teoretis dan aplikatif hubungan antara Psikologi Pendidikan Islam dan Psikologi modern, serta mengeksplorasi kemungkinan integrasi antara keduanya dalam ranah pendidikan. Melalui kajian ini, penulis ingin mengidentifikasi prinsip-prinsip yang selaras antara dua disiplin tersebut, serta menawarkan pendekatan integratif yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan Islam kontemporer. Dengan demikian, diharapkan tercipta kerangka kerja psikologis yang tidak hanya ilmiah dan empiris, tetapi juga sarat nilai-nilai spiritual dan moral keislaman. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif jenis riset studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi serta analisis data menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ini dapat memperkaya praktik pendidikan, khususnya dalam pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan layanan bimbingan konseling yang tidak hanya rasional tetapi juga berlandaskan nilai-nilai spiritual. Artikel ini merekomendasikan perlunya dialog interdisipliner yang berkelanjutan serta pengembangan model pendidikan yang mampu menggabungkan kekuatan dari kedua pendekatan secara seimbang dan aplikatif.
Copyrights © 2025