Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana Indeks Desa Membangun (IDM) mencerminkan keberhasilan proses pemberdayaan masyarakat desa di Indonesia pada periode 2022–2024. Berbeda dari studi yang menitikberatkan pada aspek fiskal dan capaian administratif, artikel ini memfokuskan diri pada dimensi sosial, ekonomi, dan ekologi dalam IDM sebagai indikator reflektif atas pembangunan berbasis komunitas. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dan data sekunder dari Kemendesa serta penelitian terdahulu, artikel ini menelaah perubahan status desa serta makna di balik peningkatan angka IDM dalam konteks partisipasi warga, transformasi sosial, dan penguatan kapasitas lokal. Hasil menunjukkan bahwa meskipun jumlah desa mandiri meningkat signifikan, tantangan pemberdayaan tetap ada, terutama dalam hal ketimpangan wilayah dan keterbatasan partisipasi kelompok rentan. Penelitian ini menyarankan perlunya reorientasi IDM sebagai alat ukur yang tidak hanya kuantitatif, tetapi juga kualitatif secara substantif.
Copyrights © 2025