Beban penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia terus meningkat dan menjadi tantangan besar dalam hal morbiditas, mortalitas, serta beban ekonomi. Surveilans yang efektif sangat penting untuk mengatasi permasalahan ini. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi pemanfaatan sistem informasi dalam surveilans PTM di Indonesia melalui tinjauan literatur terhadap sepuluh artikel terbuka yang dipublikasikan antara 2018–2023, menggunakan pendekatan analisis isi. Hasil menunjukkan bahwa Indonesia telah menggunakan beberapa platform seperti SI-PTM, PIS-PK, P-Care, dan ASIK untuk mendukung pemantauan data secara real-time. Sistem digital ini membantu pengumpulan data, pemantauan, dan evaluasi program. Namun, masih terdapat kendala seperti integrasi sistem yang belum optimal, keterbatasan infrastruktur dan akses internet, serta kemampuan analisis sistem yang belum menyeluruh. Belum semua sistem informasi dilengkapi dengan pilihan penarikan data otomatis. Kurangnya literasi digital petugas dan distribusi perangkat elektronik yang belum merata juga mempengaruhi efektivitas pemanfaatan sistem. Walau demikian, penggunaan sistem digital ini merupakan kemajuan besar dibanding metode manual sebelumnya. Diperlukan upaya peningkatan kapasitas dan penyempurnaan sistem untuk mengoptimalkan efektivitas surveilans PTM di Indonesia.
Copyrights © 2025