Faktor-faktor yang berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan terdiri dari faktor predisposisi, faktor pemungkin dan faktor pendorong. Laporan bulanan kunjungan pasien menunjukkan adanya penurunan kunjungan pada anggota TNI AU di RSAU dr. Sukirman dalam dua tahun terakhir, dengan jumlah kunjungan ulang lebih sedikit dari kunjungan baru. Hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak pasien anggota TNI AU yang tidak memanfaatkan ulang pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan terhadap anggota TNI AU di RSAU dr. Sukirman tahun 2024. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2024 dengan jumlah sampel 231 orang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Dari hasil penelitian dan pembahasan didapatkan variabel yang berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan adalah ketersediaan pelayanan dokter, sarana fasilitas umum, ketersediaan obat, akses dan lokasi rumah sakit, waktu tunggu pelayanan, akses informasi pelayanan, biaya dan dukungan keluarga. Sedangkan variabel usia dan tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Pada hasil uji multivariat, variabel yang dominan adalah akses informasi pelayanan (POR=4.244) dilanjutkan dengan ketersediaan pelayanan dokter (POR=3.770) dan sarana fasilitas umum (POR=3.605) serta akses dan lokasi rumah sakit (POR=3.558). Kesimpulan pada penelitian ini adalah variabel akses informasi pelayanan menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap minat pemanfaatan ulang pelayanan kesehatan. Saran yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan program Health-Promoting Hospital (HPH) yang memiliki empat strategi yaitu memenuhi kebutuhan pasien, memfasilitasi hak tenaga kesehatan, mendorong tim manajemen rumah sakit untuk mengembangkan promosi kesehatan, dan merencanakan pemenuhan kebutuhan masyarakat sekitar.
Copyrights © 2025