Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program Bimbingan Belajar (Bimbel) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di Pekon Neglasari. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Partisipan penelitian mencakup anak-anak yang mengikuti Bimbel dan TPA, sedangkan narasumber penelitian terdiri dari pengelola, orang tua, serta tokoh masyarakat. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa program bimbingan belajar memberikan dampak positif terhadap perkembangan akademik, khususnya pada kemampuan membaca yang meningkat sebesar 35%, kemampuan berhitung yang naik 25%, serta pemahaman materi pelajaran yang bertambah 15%. Di sisi lain, TPA memiliki peran signifikan dalam pembentukan karakter religius anak, terlihat dari peningkatan kedisiplinan sebesar 75%, kemampuan membaca Al-Qur’an mencapai 60%, dan meningkatnya kesadaran mereka dalam beribadah. Walaupun program ini menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sarana, jumlah pengajar yang terbatas, dan penggunaan metode pembelajaran yang masih tradisional, program ini tetap berhasil memberikan pengaruh positif yang nyata. Secara keseluruhan, penggabungan Bimbel dan TPA terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif serta membentuk karakter anak, sekaligus dapat dijadikan contoh model pendidikan non-formal berbasis masyarakat di daerah pedesaan.
Copyrights © 2025