Kenyamanan ruang tunggu di bandara menjadi faktor penting yang memengaruhi pengalaman penumpang selama menunggu keberangkatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kenyamanan pengguna ruang tunggu domestik di Gate 5 dan Gate 6 Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana instrumen disusun dalam skala diferensial semantik 5 poin menurut Sugiyono (2019) untuk memudahkan responden memberikan penilaian. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 68 responden yang dipilih dengan purposive sampling. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata (mean) dari masing-masing variabel dan dimensi yang digunakan dalam instrumen penelitian. Hasil nilai rata-rata tersebut kemudian diklasifikasikan menggunakan pendekatan skala interval untuk menentukan kategori tingkat kenyamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang tunggu domestik tersebut berada pada kategori “nyaman” dengan skor rata-rata 4,07. Indikator pencahayaan dan kebersihan toilet memperoleh nilai tertinggi, sedangkan fasilitas Wi-Fi dan stopkontak mendapat nilai terendah meskipun masih dalam kategori “nyaman”. Temuan ini selaras dengan teori kenyamanan Kolcaba dan merekomendasikan peningkatan fasilitas digital serta sarana pendukung untuk meningkatkan kepuasan penumpang.
Copyrights © 2025