Dinamika tenaga kerja kontemporer menghadapi tantangan signifikan terkait pengelolaan generasi milenial yang memiliki karakteristik unik dalam orientasi kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keterlibatan kerja, komitmen organisasional normatif, dan kepuasan kerja ekstrinsik terhadap intensi perpindahan kerja pada tenaga kerja generasi milenial di Indonesia. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei melibatkan 40 responden melalui kuesioner online. Teknik analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keterlibatan kerja (p=0,584), komitmen organisasional normatif (p=0,058), dan kepuasan kerja ekstrinsik (p=0,477) tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi perpindahan kerja. Namun, ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan (p=0,023) terhadap intensi perpindahan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi retensi generasi milenial memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan ketiga aspek tersebut secara simultan untuk mencapai efektivitas optimal dalam mengurangi intensi perpindahan kerja.
Copyrights © 2025