Pengabdian masyarakat merupakan suatu sarana yang menjembatani dunia pendidikan dengan masyarakat. Dalam hal ini Perguruan Tinggi berperan dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai problem dan tantangan yang ada. Salah satu contohnya adalah pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Kabupaten Sukoharjo, yang diharapkan dapat menjadi perusahaan desa yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui berbagai unit usaha di dalamnya. Program pengadian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan menciptakan profit usaha melalui penguatan kompetensi pengelola BUMDes di Kabupaten Sukoharjo. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas tata kelola BUMDes, tetapi juga secara khusus menargetkan peningkatan kemampuan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar Kepmendes 136/2022. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Participatory Learning and Action (PLA) meliputi ceramah, tanya jawab dan diskusi. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengelolaan BUMDes dalam hal tata kelola keuangan. Sehingga harapannya pengelola BUMDes mampu menjalankan program yang tepat sasaran, menghasilkan profit atas usaha yang dijalankan serta mampu mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berdasarkan post tes atas kegiatan pengabdian ini, diperoleh hasil bahwa pemahaman pengetahuan pengelola BUMDes secara rerata mengingkat 62,5%. Pemahaman pengetahuan ini ditinjau dari sisi pengetahuan klasifikasi akun keuangan, penyusunan laporan arus kas dan kemampuan dalam menyusun bukti transaksi. Kami juga mengharapkan adanya tindak lanjut dari Pemerintah Daerah dan pihak terkait dengan bentuk kerja sama yang lebih erat dan terencana antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dalam menggali potensi yang ada di kabupaten Sukoharjo.
Copyrights © 2025