Menjelang Pemilu, partisipasi politik menjadi isu krusial dengan dominasi pemilih muda mencapai 60% dari total pemilih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kesadaran politik masyarakat, khususnya pemilih pemula dan pemilih muda di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri. Masalah utama yang diidentifikasi meliputi rendahnya literasi politik dan digital, potensi besar pemilih muda yang belum dikelola maksimal, kesenjangan antara potensi dan realisasi literasi politik, serta kerentanan terhadap disinformasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi pemilihan. Kegiatan melibatkan 28 peserta yang terdiri dari 42,9% pemilih pemula (17-21 tahun), 35,7% pemilih muda (22-30 tahun), 14,3% masyarakat umum, dan 7,1% tokoh masyarakat/perangkat desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang sistem demokrasi dan pemerintahan Indonesia, meningkatnya kesadaran politik, serta antusiasme tinggi untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Program Studi S1 Administrasi Publik Universitas Kadiri dan Program Studi Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia sebagai implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Rencana tindak lanjut mencakup program pendampingan berkelanjutan dan pengembangan program KKN Membangun Desa untuk memastikan keberlanjutan dampak kegiatan. Kegiatan berlangsung selama 4 jam dengan hasil positif berupa peningkatan pemahaman dan motivasi partisipasi politik peserta
Copyrights © 2025