Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, pengaruh lingkungan kerja terhadap motivasi kerja, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta peran motivasi kerja sebagai mediator hubungan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di IPDN Kampus Papua. Metode Penelitian: Pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research digunakan dalam penelitian ini. Sampel terdiri dari 44 ASN di IPDN Kampus Papua. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.0. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (koefisien jalur = 0,291; p = 0,133). Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi kerja (koefisien jalur = 0,764; p = 0,000), dan motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai (koefisien jalur = 0,423; p = 0,029). Analisis indirect effect membuktikan bahwa motivasi kerja memediasi hubungan antara lingkungan kerja dan kinerja pegawai (koefisien jalur = 0,323; p = 0,040). Implikasi: Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas lingkungan kerja untuk mendorong motivasi, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja pegawai. Strategi pengelolaan lingkungan kerja yang kondusif perlu diintegrasikan dengan upaya peningkatan motivasi dalam kebijakan manajemen ASN.
Copyrights © 2025