JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial
Vol 5, No 1 (2013): JUPIIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Ilmu Sosial) JUNI

KRISIS NILAI BUDAYA MENURUT PANDANGAN KRISTEN

Silitonga, Sabar (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2013

Abstract

Diketahui bahwa budaya tidak dapat dipisahkan dari manusia, justru budaya itu adalah hasil manusia. Segala sesuatu yang dihasilkan manusia itu melalui pikiran, perasaan dan kemauannya, itulah yang disebut kebudayaan. Jika terjadi krisis kebudayaan maka sesungguhnya yang harus dicari penyebabnya adalah pada pemikiran, perasaan, dan kemauan manusia itu sendiri. Krisis budaya adalah krisis kemanusiaan. Memahami manusia dapat ditinjau dari berbagai sudut. Misalnya, dari sudut antrophologi, biologi, sosiologi dan filsafat. Tetapi dalam tulisan ini, sudut pandang yang dipakai adalah Iman Kristen berdasarkan Alkitab. Menurut Alkitab, pada mulanya manusia itu sangat baik adanya. Kemudian akibat dosa manusia berubah menjadi tidak baik. Jika kebudayaan dianggap sebagai hasil kemanusiaan, maka produk manusia yang sudah tidak baik juga membuat kebudayaan menjadi tidak baik. Produk – produk ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian dan sikap hidup sehari-hari pun menjadi merosot dan tidak baik. Sikap mengangungkan dan mendewakan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, membuat manusia jatuh pada krisis nilai kebudayaan. Kembali kepada jati diri manusia yang sesungguhnya, sebagai ciptaan Allah yang sangat baik, dan sikap konsisten terhadap apa yang diimani, maka orang beriman akan terhindar dari krisis kebudayaan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jupiis

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

JUPIIS is a Journal of Social Science Education for information and communication resources for academics, and observers of Educational Social Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and ...