Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran mitigasi bencana geologi pada komunitas Bank Sampah Wimalandaru yang berada di wilayah rawan bencana. Metode yang digunakan meliputi edukasi terintegrasi antara materi manajemen sampah dan kesadaran bencana, diskusi partisipatif, serta pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 38% dan perubahan perilaku signifikan, ditandai dengan kenaikan kedisiplinan pencatatan administrasi sampah dari 40% menjadi 75% anggota. Pendekatan ini terbukti efektif memperkuat kapasitas teknis sekaligus membangun kesadaran kolektif terhadap risiko bencana. Keberhasilan program mengindikasikan bahwa pengelolaan sumber daya lokal dapat menjadi strategi masuk untuk membangun ketangguhan komunitas secara berkelanjutan. Untuk kesinambungan, direkomendasikan penerapan teknologi sederhana seperti timbangan digital dan mesin pres, pelatihan teknis berkala, serta integrasi simulasi tanggap bencana. Model integrasi ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian pada karakteristik risiko dan potensi lokal.
Copyrights © 2025