Tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia menunjukkan pentingnya penerapan sistem K3 yang optimal. PT. Delta Dunia Tekstil IV mencatat 15 kasus kecelakaan kerja pada 2024–2025, dengan 11 kasus terjadi di bagian spinning. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari 7 tahapan kerja, ditemukan 10 potensi bahaya seperti tertusuk pisau, terjepit mesin, dan tertimpa roving. Penilaian menunjukkan 3 risiko tinggi, 3 sedang, dan 1 rendah. Rekomendasi pengendalian mencakup eliminasi bahaya, engineering control, penguatan SOP, dan penggunaan APD. Penerapan JSA terbukti efektif dalam mengidentifikasi risiko dan meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan industri tekstil.
Copyrights © 2025