Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh metode pembelajaran bermain peran terhadap keterampilan berbicara siswa kelas VII MTs Islamiyah Ciputat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas bertujuan untuk memperbaiki mutu praktik pembelajaran di kelasnya yang berfokus pada proses yang terjadi selama proses belajar mengajar di kelas, bukan pada input atau output kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pada keterampilan berbicara siswa kelas VII MTs Islamiyah Ciputat dengan menggunakan metode bermain peran. Pada tahap pratindakan nilai rata-rata siswa sebesar 65,88 dengan tingkat ketuntasan sebesar 11,12%. Tahap Siklus I nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 73,16 dengan tingkat ketuntasan sebesar 86,1%. Selanjutnya pada Siklus II, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yaitu 75,97 dengan tingkat ketuntasan sebesar 100%. Pada Siklus III nilai rata-rata siswa meningkat kembali menjadi 79,72 dengan tingkat ketuntasan sebesar 100%. Peningkatan proses pembelajaran juga terjadi pada aktivitas siswa yang terlihat pada tahap pratindakan dengan jumlah skor yang diperoleh sebesar 19 dengan interpretasi cukup, pada Siklus I sebesar 25 dengan interpretasi baik, Siklus II sebesar 30 dengan interpretasi sangat baik, dan Siklus III sebesar 34 dengan interpretasi sangat baik. Adapun keaktifan guru saat pratindakan sebesar 20 dengan interpretasi cukup, pada Siklus I sebesar 27 dengan interpretasi baik, Siklus II sebesar 32 dengan interpretasi sangat baik, dan Siklus III sebesar 32 dengan interpretasi sangat baik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran dapat digunakan oleh guru untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Copyrights © 2025