Journal of Science and Engineering
Vol 8, No 1 (2025): Journal of Science and Engineering (Josae)

PEMODELAN GENANGAN BANJIR SUNGAI AKE TONIKU KECAMATAN JAILOLO SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT

Kamis, Marlina Agus (Unknown)
Priambodo, Yudit Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2025

Abstract

Abstrak Banjir yang terjadi di Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi pada hari Jumat, 21 Maret 2025, yang mengakibatkan meluapnya Sungai Kayasa dan Sungai Toniku. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan kejadian banjir akibat luapan Sungai Ake Toniku, khususnya di Desa Tabadamai, Desa Toniku, dan Desa Rioribati, serta untuk menilai luas wilayah genangan banjir.Metode pemodelan banjir menggunakan pendekatan hidrolika untuk mensimulasikan debit sungai dengan perangkat lunak HEC-HMS, serta memvisualisasikan wilayah genangan banjir dan daerah terdampak menggunakan pendekatan berbasis GIS dengan perangkat lunak HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir rencana Sungai Ake Toniku untuk periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun masing-masing adalah 50,5 m³/det, 105,8 m³/det, 152,9 m³/det, 223,9 m³/det, 284,9 m³/det, dan 352,6 m³/det. Luas genangan banjir yang sesuai untuk periode ulang tersebut masing-masing adalah 1,159 km², 1,474 km², 1,627 km², 1,920 km², 2,119 km², dan 2,360 km². Kedalaman banjir dikategorikan ke dalam rentang: (0–0,25)m; (0,25–0,5)m; (0,5–1,0)m; (1,0–2,0)m; dan (2,0–maksimum)m. Berdasarkan peta genangan banjir, Desa Toniku diidentifikasi sebagai wilayah yang paling parah terdampak, sedangkan Desa Tabadamai hanya sebagian terdampak pada skenario banjir periode ulang 100 tahun. Desa Rioribati tidak terdampak sama sekali pada model ini, karena luapan banjir hanya berasal dari Sungai Ake Toniku.Kata Kunci : Pemodelan banjir, analisis genangan, Sungai Ake Toniku

Copyrights © 2025