Kalurahan Pleret mengembangkan website Sistem Informasi sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan kualitas layanan publik. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala seperti gangguan sistem, rendahnya literasi digital masyarakat, dan keterbatasan akses internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan masyarakat terhadap website tersebut menggunakan metode TAM, yang terdiri dari lima variabel utama: PU, PEOU, ATUT, BITU dan ATU. Metode analisis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan SmartPLS melalui evaluasi outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh hipotesis yang diajukan, enam diterima dan satu ditolak, yang mengindikasikan tingkat penerimaan masyarakat tergolong tinggi. Hal ini didukung oleh nilai R-square pada PU sebesar 67,7%, BITU 71,1%, ATUT 50,5%, dan ATU 61,9%. Oleh karena itu, disarankan agar pengelola sistem terus meningkatkan fitur, desain antarmuka, dan kenyamanan penggunaan website, serta memberikan edukasi bertahap kepada masyarakat agar mereka mampu memahami dan memanfaatkan layanan yang tersedia secara optimal.
Copyrights © 2025