Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang utama di masyarakat. International Diabetes Federation (IDF) menyatakan bahwa 537 juta orang dewasa hidup dengan diabetes di seluruh dunia. Beberapa masalah yang dapat timbul pada pasien DM, dapat dikendalikan apabila pasien dapat menerapkan perilaku self management pada penyakitnya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan persepsi penyakit diabetes melitus tipe II dengan perilaku manajemen diri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang. Metode: Desain penelitian ini menggunakan jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe II di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bandar Pusaka sebanyak 272 pasien. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 pasien diabetes melitus tipe II dengan teknik proportional stratified random sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: Sebagian besar mempersepsikan penyakit sebagai ancaman sebanyak 46 responden (63%). Sebagian besar menerapkan perilaku manajemen diri yang kurang sebanyak 31 responden (42,5%). Ada hubungan persepsi penyakit diabetes melitus tipe II dengan perilaku manajemen diri denganĀ p-value 0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan persepsi penyakit diabetes melitus tipe II dengan perilaku manajemen diri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang. Saran : Diharapkan perawat dapat membantu pasien dalam meningkatkan persepsi penyakit dengan melakukan penyuluhan kepada pasien diabetes mellitus terkait penyakitnya secara komprehensif sehingga mengurangi kekhawatiran yang berlebihan dan meningkatkan kecerdasan dalam mengontrol emosional pasien.
Copyrights © 2025