Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan kompetensi secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai pada Satuan Kerja Komunikasi dan Elektronika Kementerian Pertahanan Jakarta Pusat. Menggunakan metode kuantitatif, dengan populasi sebanyak 60 pegawai dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling atau sampling jenuh yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Maka dapat disimpulkan bahwa, diperoleh nilai positif t hitung > t tabel atau (9,966 > 2.002). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0.000 < 0,05. Dengan demikian Ho ditolak dengan H1 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil pengujian, maka diperloreh nilai positif t hitung > t tabel atau (4,670 > 2.002). Hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi 0.000 < 0,05. Dengan demikian maka Ho ditolak dan H1 diterima, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi terhadap kinerja pegawai. Diperoleh perhitungan pada yakni uji ANOVA diperoleh nilai Fhitung sebesar 275.473 sedangkan Ftabel ( 0,05) untuk n = 57 sebesar 2.77. Jadi Fhitung > dari Ftabel ( 0,05) atau 275.473 > 2.77, dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 karena 0,000 < 0,05, maka dapat dikatakan bahwa, komunikasi (X1), kompetensi (X2) dan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y).
Copyrights © 2025