Penelitian ini mengkaji pengaruh literasi digital dan digitalisasi akuntansi terhadap kinerja keuangan UMKM ayam potong, dengan studi kasus pada UMKM “Ayah Icad” di Tangerang Selatan. UMKM merupakan pilar ekonomi nasional, namun menghadapi tantangan adaptasi digital, seperti rendahnya literasi digital dan keterbatasan dalam penerapan akuntansi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris bagaimana kedua faktor tersebut memengaruhi kinerja keuangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 50 pelaku UMKM dan dianalisis menggunakan SPSS v25. Analisis mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan, literasi digital dan digitalisasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM (F-hitung = 57.870; Sig. = 0.000). Secara parsial, literasi digital (koefisien = 0.350; Sig. = 0.000) dan digitalisasi akuntansi (koefisien = 0.400; Sig. = 0.000) juga memberikan pengaruh positif dan signifikan. Model ini menjelaskan 71.1% variabilitas kinerja keuangan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital serta adopsi teknologi akuntansi untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM, khususnya di sektor peternakan. Implikasi praktisnya mencakup perlunya pelatihan dan fasilitasi teknologi yang disesuaikan bagi pelaku usaha.
Copyrights © 2025