Tujuan penelitian yaitu mendekripsikan proses pengembangan, kevalidan dan kepraktisan Magic Box siklus air pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Media Magic Box berisikan maket siklus air, materi, teka-teki silang, audio permasalahan dan nomor permasalahan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas 5 dengan lokasi di SD Negeri 7 Kampungdalem. Pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Menggunakan teknik analisis data deskriptif. Pengembangan Magic Box dilakukan dalam 5 tahapan yaitu analisis (analisis kebutuhan dan kinerja), desain (desain magic box), pengembangan (validasi ahli), implementasi (uji coba produk), dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukan Magic Box siklus air memperoleh presentase kevalidan media 96,36% dan kevalidan materi 96,60% dengan kategori “sangat valid”. Kepraktisan berdasarkan observasi pembelajaran memperoleh presentase 99,3%, dan respon peserta didik memperoleh presentase 89,8%, dengan kategori “sangat praktis”. Hasil penelitian menunjukan bahwa media Magic Box sangat valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran tentang siklus air
Copyrights © 2025