Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan bermain peran terhadap kemampuan sosial anak usia dini di PAUD Rinjani Universitas Mataram. Kemampuan sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang mencakup kemampuan berinteraksi, bekerja sama, berbagi, dan memahami perasaan orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan instrumen lembar penilaian kemampuan sosial anak. Data dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan sosial anak setelah mengikuti kegiatan bermain peran, yang ditandai dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Aktivitas bermain peran memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi berbagai peran sosial, mengekspresikan emosi, serta membentuk interaksi sosial yang positif dalam situasi yang menyenangkan dan kontekstual. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa strategi bermain peran merupakan metode pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan aspek sosial anak usia dini. Oleh karena itu, pendidik PAUD disarankan untuk secara konsisten mengintegrasikan kegiatan bermain peran dalam pembelajaran sehari-hari sebagai upaya peningkatan kemampuan sosial anak secara optimal dan berkelanjutan
Copyrights © 2025