Kehadiran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di indonesia telah memberikan kontribusi positif terhadap penyerapan tenaga kerja, pendapatan negara, investasi dan lainnya, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) khususnya sektor makanan dan minuman, yang merupakan kebutuhan dasar masyakarakat,dan harus diberikan dukungan terhadap pengembangannya, menimbang kontribusnya terhadap bangsa dan negara, pengembangan UMKM sudah seharusnya tidak hanya bertumpu pada aspek administrasi dan finansial tapi juga pada prinsip-prinsip etik. penelitian ini menggukan pendekatan kualitatif asosiatif yaitu untuk mengetahui hubungan etika ekonomi dengan keberlanjutan usaha UMKM, dilakukan dengan studi literatur melalui buku dan jurnal, dikuatkan dengan tambahan data skunder dari sumber kredibel seperti badan pusat statistik, kementrian UMKM dan sumber lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu dengan menganalisa beberapa sumber buku maupun jurnal yang berkaitan dengan masalah penelitian, dilakukan dengan langkah reduksi data yang sudah dipilih. kemudian data disajikan dengan menguraikan hasil studi terhadap jurnal atau buku, kemudian menarik kesimpulan dari data yang telah direduksi dan di display, hasil dari penelitian ini, bahwa penerpan prinsip-prinsip etik, seperti prinsip tauhid, kemanusiaan, keadilan, kebajikan, kebebasan, mampu memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan UMKM sektor makanan dan minuman.
Copyrights © 2025