Strategi penyebaran informasi pada era revolusi 5.0 dilakukan dengan penggunaan internet. Perkembangan dunia internet berakibat pada perubahan media promosi dimana cara promosi melalui media elektronik seperti televisi dan radio atau media cetak seperti koran dan majalah menjadi kurang menarik dalam meningkatkan jumlah konsumen. Kegiatan mendistribusikan informasi dengan pemanfaatan media sosial sebagai alat dalam pemasaran dunia pendidikan menjadi pilihan yang tepat karena kemudahan akses oleh berbagai kalangan. Setiap media sosial memiliki demografi yang berbeda, bahwa penggunaan Facebook, TikTok dan Youtube lebih bertujuan melakukan pemasaran dan promosi daripada media Instagram, X dan LinkedIn. Kemajuan teknologi yang terus berkembang dalam dunia internet dan media sosial menciptakan sebuah pekerjaan yang relevan dan memiliki peluang besar yaitu content creator. Prospek menjadi seorang content creator bukanlah hal yang instan dan cepat, individu perlu berpartisipasi aktif dalam media, membutuhkan konsistensi, keunikan, kreativitas dan harus ajeg. Pemasaran melalui pembuatan konten dapat mengikuti Content Marketing Cycle yaitu Listen and Research, Determine Themes and Topics, Create Content, Promote, Measure and Evaluate and Re-Purpose.
Copyrights © 2025