Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kearifan ekologis dalam tiga cerita prosa rakyat Papua dengan pendekatan ekokritik sastra Glotfelty untuk mengungkap hubungan manusia dengan alam serta faktor yang mempengaruhinya. Sumber data penelitian ini adalah tiga cerita prosa rakyat Papua, yaitu Asal Mula Pohon Kelapa, Asal-usul Tujuh Pulau, dan Asal-usul Tanjung Simora. Selain itu, penjelasan dalam penelitian ini diperkaya dengan informasi yang diperoleh langsung dari informan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif dengan tujuan mendeskripsikan objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosa rakyat Papua mengandung kearifan ekologis yang merepresentasikan peran alam atau latar tempat terhadap kehidupan manusia serta perlakuan manusia terhadap alam.
Copyrights © 2025