Kawasan hutan mangrove diwilayah pesisir menjadi ancaman yang serius, sehingga perlu upaya atau strategi yang tepat untuk menjaga keberadaan kawasan mangrove di pesisir pantai. Penelitian ini bermaksud untuk melihat bagaimana strategi dan hambatan kelompok tani hutan Pakning Asal dalam mewujudkan nilai konservasi pada kawasan hutan mangrove di wilayah Pakning Asal. Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif deskripsi. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposif sampling, dimana yang menjadi sampel adalah 20 orang anggota Kelompok Tani Hutan mangrove Desa Pakning Asal. Untuk memperoleh informasi penelitian, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian yang diperoleh, bahwa kelompok tani hutan mangrove Desa Pakning Asal menggunakan berbagai strategi untuk mewujudkan nilai konservasi tinggi yaitu, melakukan keterpaduan pemahaman dan persepsi masyarakat dalam menjaga keberadaan hutan mangrove secara berkelanjutan, melibatkan masyarakat dalam konservasi mangrove, melibatkan masyarakat dalam bentuk ekowisata mangrove, mengembangkan potensi kawasan mangrove dan membuat program sekolah alam. Walaupun demikian, terdapat berbagai faktor pendukung dan penghambat dalam melakukan upaya pemberdayaan dalam mewujudkan nilai konservasi tinggi (KTH).
Copyrights © 2024