Urgensi dari penelitian ini terletak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang membutuhkan perhatian khusus, karena pendekatan konvensional terbukti kurang efektif dalam mendorong keterlibatan aktif dan pemahaman bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keputusan guru serta menganalisis praktik dalam menggunakan pendekatan meaningful learning pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Sosiologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data primer diperoleh dari guru dan siswa SMA Batik 2 Surakarta melalui wawancara semi terstruktur, observasi passive participant, dan dokumentasi. Informan diperoleh dari 5-7 siswa SMA Batik 2 Surakarta kelas 11 hingga 12, dan satu guru SMA Batik 2 Surakarta. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan keputusan guru dalam menerapkan pendekatan meaningful learning melalui PBL sebagai respon terhadap kurangnya pemahaman siswa akibat metode konvensional. Praktik penerapannya tercermin melalui aktivitas pemanfaatan isu sosial sebagai pemantik, diskusi interaktif, penyelidikan mandiri, presentasi, serta refleksi fleksibel untuk memunculkan keterkaitan materi dengan pengalaman siswa.
Copyrights © 2025