Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai moral pada anak kelompok B di TK Langgeng Garjita, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan nilai moral mencakup dua hal utama, yaitu penyesuaian strategi pembelajaran dengan latar belakang, pola asuh, dan gaya belajar anak, serta penerapan metode keteladanan, bercerita, bermain peran, pembiasaan, dan pemberian reward serta punishment. Dari beberapa metode tersebut, pembiasaan menjadi metode utama yang paling efektif dalam mendukung pembentukan karakter moral anak. Faktor pendukung keberhasilan strategi guru antara lain kompetensi pendidik lulusan S1 PAUD, konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan pembiasaan, serta program kolaboratif seperti home visit dan piket wali murid. Adapun faktor penghambat yang ditemui adalah ketidakkonsistenan antara pembiasaan di sekolah dan di rumah. Hambatan ini diatasi melalui komunikasi aktif antara guru dan orang tua menggunakan WhatsApp, serta penyelenggaraan seminar parenting untuk memperkuat pemahaman pola asuh. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru melalui pembiasaan dan kolaborasi dengan orang tua efektif dalam menanamkan nilai moral pada anak usia dini.
Copyrights © 2025