Industri food and beverage (F&B) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, mendorong perusahaan untuk meningkatkan daya saing melalui optimalisasi potensi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pengembangan kompetensi di Sagala, sebuah perusahaan virtual restaurant multi-brand di Kota Bandung. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan tim Organizational Development (OD), serta didukung oleh data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengembangan seperti Sagala Management Development Program (SMDP), Sagala Levelling Up Class, dan Succession Planning berhasil meningkatkan kompetensi teknis dan soft skills karyawan. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan bahwa 98,8% peserta merasakan peningkatan kinerja berkat program tersebut. Kesimpulannya, program pengembangan yang dirancang secara holistik dan sesuai kebutuhan perusahaan mampu mengoptimalkan potensi karyawan, meskipun tantangan seperti penyesuaian jadwal pelatihan tetap perlu diperhatikan. Sagala disarankan memperkuat monitoring dan menyesuaikan jadwal pelatihan, untuk meningkatkan efektivitas program.
Copyrights © 2025