Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi literatur keislaman yang dilakukan oleh Program Literasi Centre yang diselenggarakan oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur dari perspektif bimbingan dan konseling. Program ini berfokus pada pengembangan literasi di kalangan masyarakat pesantren dan publik umum dengan menggunakan pendekatan literasi yang inklusif dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi literatur keislaman dalam program ini tidak hanya berfungsi sebagai media penyebaran pengetahuan agama, tetapi juga sebagai sarana bimbingan dan konseling yang efektif bagi komunitas pesantren dan masyarakat umum. Literatur yang dihasilkan mampu memfasilitasi proses penguatan nilai-nilai agama, peningkatan kesadaran diri, serta pengembangan keterampilan literasi kritis di kalangan pembaca. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan dalam mengembangkan literatur yang mendukung program bimbingan dan konseling berbasis literasi keagamaan.
Copyrights © 2024