Kurios
Vol. 11 No. 1: April 2025

Pendidikan Kristiani dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan: Interseksionalitas pemikiran Dietrich Bonhoeffer tentang relasi sosial-ekonomi

Sumarno, Yuel (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2025

Abstract

This study examines the role of Christian education in realizing sustainable development, particularly in the socio-economic dimension re-lated to SDG 1 (No Poverty), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), and SDG 10 (Reduced Inequalities). Using an intersectional approach, this research examines the role of Christian education in shaping character, promoting economic self-reliance, and fostering social cohesion. Dietrich Bonhoeffer’s concepts of Stellvertretung (vicarious responsibility) and being-for-others serve as the theological framework to underscore the pu-blic dimension of Christian faith. The findings suggest that Christian edu-cation can serve as a transformative agent, integrating faith, practical skills, work ethics, and social solidarity. Vocational education, the empowerment of vulnerable groups, and the formation of ethical leadership establish Christian education as a strategic means of addressing inequality, struc-tural poverty, and marginalization. Accordingly, the proposed new para-digm is that sustainable development should not rely solely on economic growth but must also integrate spirituality and social justice.   Abstrak Penelitian ini menelaah peran pendidikan Kristiani dalam me-wujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada dimensi sosial-ekonomi yang berhubungan dengan SDGs 1 (No Poverty), SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDGs 10 (Reduced Inequalities). Dengan me-nggunakan pendekatan interseksional, penelitian ini mengkaji kontribusi pendidikan Kristen dalam membentuk karakter, memperkuat kemandi-rian ekonomi, dan membangun kohesi sosial. Pemikiran Dietrich Bonhoef-fer tentang Stellvertretung (tanggung jawab perwakilan) dan being-for-others (hidup bagi orang lain) dijadikan kerangka teologis untuk menegas-kan dimensi publik iman Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Kristiani dapat menjadi agen transformatif yang mengintegra-sikan iman, keterampilan praktis, etika kerja, dan solidaritas sosial. Pendi-dikan vokasional, pemberdayaan kelompok rentan, dan pembentukan ke-pemimpinan etis menjadikan pendidikan Kristiani sarana strategis untuk mengatasi ketimpangan, kemiskinan struktural, dan marginalisasi. De-ngan demikian, paradigma baru yang ditawarkan adalah pembangunan berkelanjutan tidak semata bertumpu pada pembangunan ekonomi, tetapi juga pada integrasi spiritualitas dan keadilan sosial.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kurios

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences Other

Description

KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2614-3135 (online), ISSN: 2406-8306 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa ...