Mahasiswa baru, umumnya berada dalam rentang usia 17-20 tahun, memasuki fase transisi dari remaja akhir ke dewasa awal, ditandai dengan idealisme, keinginan menjadi pusat perhatian, dan energi besar, menghadapi dua transisi sekaligus: dari masa remaja ke dewasa awal dan dari senior SMA ke mahasiswa perguruan tinggi, yang memerlukan adaptasi dalam lingkungan kampus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran dukungan sosial terhadap adaptasi dalam kehidupan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan partisipan 384 mahasiswa aktif usia 18-22 tahun yang dipilih secara purposive sampling, tidak membatasi jenis kelamin, suku, ras, atau agama. Alat instrumen berupa kuesioner dengan teknik analisis mencakup validitas, reliabilitas, normalitas, regresi linear, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap adaptasi dalam kehidupan kampus. Variabel dukungan sosial dapat menjelaskan sebanyak 21,2% variasi dalam adaptasi dalam kehidupan kampus, sementara faktor-faktor lain di luar model penelitian mempengaruhi 78,8% variasi tersebut.
Copyrights © 2025