Perilaku merokok pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tekanan teman sebaya dan tingkat self-efficacy yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dan interaksi sosial teman sebaya terhadap perilaku merokok remaja di SMAS Nusantara Palangka Raya. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 31 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur self-efficacy dan interaksi sosial teman sebaya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat lemah antara self-efficacy dan interaksi sosial teman sebaya terhadap perilaku merokok, dengan koefisien korelasi -0,179 dan nilai signifikansi 0,335 (p > 0,05), yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara kedua variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa self-efficacy yang tinggi tidak selalu cukup untuk melawan pengaruh lingkungan sosial yang kuat. Oleh karena itu, penting bagi pihak sekolah untuk memperhatikan dinamika sosial siswa, baik di dalam maupun di luar sekolah, sebagai bagian dari upaya pencegahan perilaku merokok pada remaja.
Copyrights © 2026