BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian dan kemandirian desa. Namun, kinerja keuangan BUMDes di Kecamatan Sawan masih menunjukkan hasil yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal intelektual, tata kelola perusahaan yang baik, dan sistem pengendalian intern terhadap kinerja keuangan BUMDes dengan kemampuan inovasi sebagai variabel pemoderasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 70 responden pengelola BUMDes. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan uji moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal intelektual, tata kelola perusahaan yang baik, dan sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan BUMDes. Selain itu, kemampuan inovasi memperkuat pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap kinerja keuangan. Dengan demikian, peningkatan pengelolaan sumber daya manusia, penerapan prinsip tata kelola yang baik, pengawasan internal yang efektif, dan pengembangan inovasi secara berkelanjutan merupakan faktor utama dalam meningkatkan kinerja keuangan BUMDes. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengelola dan pemerintah desa untuk mengoptimalkan aspek tersebut guna mendukung keberlangsungan usaha dan pertumbuhan ekonomi desa.
Copyrights © 2025