Makalah ini mengeksplorasi proses pemetaan risiko untuk Museum Benteng Vredeburg di Yogyakarta, Indonesia, dengan menggunakan metode Town Watching untuk mengatasi kerentanan bangunan warisan budaya terhadap bencana alam. Makalah ini menekankan pentingnya strategi mitigasi yang efektif dan mengusulkan pengembangan alat penilaian mandiri untuk pemetaan risiko bencana. Studi ini menggunakan metodologi Waterfall, yang melibatkan tahap perencanaan, analisis, desain, implementasi, dan verifikasi, didukung oleh tinjauan literatur dan observasi lapangan. Temuan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan perlindungan warisan budaya, serta menawarkan referensi untuk museum sejarah serupa. Penelitian ini menyoroti pentingnya penilaian risiko bencana yang komprehensif.
Copyrights © 2025