Para ahli merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama minimal 6 bulan pertama kehidupan bayi. Namun, sekitar 15-20% ibu menyusui mengalami penurunan produksi ASI dalam tiga minggu pertama setelah melahirkan akibat berbagai faktor seperti stres, teknik menyusui yang tidak tepat, dan masalah kesehatan. Lactation massage merupakan salah satu metode yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI melalui stimulasi hormon prolaktin dan perbaikan aliran darah ke payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas lactation massage terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian kuantitatif dengan desain pra eksperimental one group pretest-posttest ini melibatkan 15 responden yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling di Ruang Nifas RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan kriteria penilaian ASI lancar (6-10) dan tidak lancar (1-5). Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, seluruh responden (100%) memiliki produksi ASI tidak lancar, sedangkan setelah intervensi terjadi peningkatan dengan 12 responden (80%) memiliki produksi ASI lancar. Analisis Wilcoxon menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 4,07 (SD 0,884) menjadi 5,87 (SD 0,990) dengan p-value 0,000 (< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa lactation massage efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Kata kunci: ASI, Lactation Massage, Nifas
Copyrights © 2025